Fraiza Geraldi Alghifary

welcome to our blog

Welcome

Posts

Comments

The Team

Blog Journalist

Connect With Us

Join To Connect With Us

Portfolio

    Posted by: Unknown Posted date: 17.53 / comment : 2


    Printer adalah suatu alat yang digunakan untuk menampilkan data dalam bentuk cetakan diatas media cetak seperti kertas atau kaos. Data ini dapat berupa tulisan dan gambar. Printer terus berkembang dari waktu ke waktu, baik dari teknologi maupun harganya. Untuk itu mereka yang menggunakan printer harus beradaptasi dengan perkembangan ini. Printer dalam bahasa indonesia berarti pencetak, dimana ini sering digunakan untuk menyebut alat cetak yang terhubung ke komputer. Saat ini, printer sudah menjadi menjadi perangkat tambahan yang dimiliki mayoritas orang yang memiliki komputer. Harganya yang semakin murah karena kompetisi dan teknologi yang dikembangkan oleh Epson, Canon dan Hewlett Packard (HP) membuat printer bisa dimiliki oleh siapa saja dengan harga yang relatif terjangkau. Jenis-jenis printer antara lain:


    Printer Dot Matrix
    Dot Matrix Printer menggunakan serangkaian pin kecil dan pita tinta, menyebabkan tinta berpindah pada kertas pada titik sentuhannya.
    • Printer jenis dot matrix membentuk karakter yang tercetak berasal dari sejumlah titk-titik (dot).
    • “Head” Printer dot matrix mempunyai element yang terdiri dari jarum-jarum yang menekan pita (ribbon) sehingga dapat mencetak pada kertas.
    • Cara mencetak tersebut dinamakan “IMPACT”.
    • Kelebihan dari printer dot matrix adalah kecepatan cetaknya yang mencapai 400 cps, sekitar lima kali lebih cepat dari Letter quality dan dapat mencetak grafik.
    • Kelemahan dot matrix adalah kualitas hurufnya tidak sebagus letter Quality.
    • Kelemahan lainnya adalah proses mencetak dari kiri ke kanan, kemudian dari kanan ke kiri pada baris berikutnya sehingga untuk mencetak satu baris teks menjadi lambat.
    • Matrix dalam matematika, array segi empat terdiri dari jumlah atau ekspresi yang ditetapkan oleh baris dan kolom.
    • Dot tanda titik bisa juga disebut point.
    • Dot Matrix Printer printer berbasis matrik titik. Printer yang bekerja dengan menjalankan jarum di atas pita tinta.
    • Head dari printer jenis ini, terdiri atas 7 atau 9 ataupun 24 jarum yang tersusun secara vertikal dan membentuk sebuah kolom.
    • Pada saat bekerja, jarum yang ada akan membentuk character images melalui gesekan-gesekan jarum pada karbon dan kertas.
    • Printer jenis ini juga merupakan character printer.
    • Kecepatannya sangat bervariasi, tapi untuk Epson LX-80, adalah 80 caharacter per second.
    • Cara kerja dot matrix yang mirip mesin tik ini bisa diaplikasiin juga buat pencetakan beberapa kertas sekaligus, dengan kertas karbon yang diselipkan di tiap halaman kertas.







    Printer Inkjet
    InkJet Printers menggunakan serangkaian nozle yang menyemprotkan tinta secara langsung ke kertas.
    Printer inkjet diproduksi secara masal sekitar tahun 1980-an. Canon mengklaim telah menemukan apa yang disebut teknologi “Bubble jet” tahun 1977. Ketika seorang peneliti sengaja menyentuh sebuah jarum suntik tinta diisi dengan solder besi panas dan ternyata panas memaksa setetes tinta keluar dari jarum, semenjak itu mulailah mengembangkan metode pencetakan baru.
                Printer Inkjet menggunakan tinta dengan proses “Penyemprotannya” menggunakan muatan listrik, sehingga lebih tenang dan mempunyai kecepatan tinggi yaitu s/d 270 cps.
    Dapat dilengkapi dengan tinta berwarna. Kelemahannya printer ink jet harus menggunakan kertas khusus sehingga cetakan harus kering sebelum warna lain menimpanya. Printer Inkjet memiliki beberapa kelebihan dan kelemahan dari printer laser.
    • Kemampuan printer dalam warna-cetak.
    • Harga printer inkjet yang lebih murah dari printer laser.
    • Printer Inkjet lebih mahal dalam hal penggunaan dan pemeliharaan.
    • Cartridges perlu diisi lebih sering, biaya cetak inkjet sekitar 10 kali lebih banyak dari pencetakan laser.
    • Apabila mencetak dengan kualitas baik, diperlukan kertas khusus (foto dsb...).







    Printer Laser Jet
    Printer laserjet adalah Jenis printer yang menggunakan sinar laser untuk menghasilkan gambar pada drum. Lampu laser mengubah muatan listrik pada drum mana pun itu hits. Drum kemudian meluncur melalui reservoir toner , yang diambil oleh bagian bermuatan drum. Akhirnya, toner ditransfer ke kertas melalui kombinasi panas dan tekanan. Ini juga merupakan salinan cara mesin bekerja.
    Karena satu seluruh halaman ditransmisikan ke drum sebelum toner diterapkan, printer laser kadang-kadang disebut printer halaman . Ada dua jenis printer halaman yang termasuk dalam kategori printer laser meskipun mereka tidak menggunakan laser sama sekali. Satu menggunakan sebuah array LED untuk mengekspos drum, dan yang lainnya menggunakan LCD.Setelah drum dibebankan, bagaimanapun, mereka berdua beroperasi seperti printer laser nyata.
    Salah satu karakteristik utama dari printer laser adalah mereka resolusi - berapa banyak titik per inci (dpi) mereka berbaring. Kisaran resolusi tersedia dari 300 dpi pada akhir rendah sampai 1.200 dpi pada akhir tinggi. Sebagai perbandingan, cetak offset biasanya mencetak pada 1.200 atau 2.400 dpi.Beberapa laser printer mencapai resolusi yang lebih tinggi dengan teknik khusus yang dikenal umum sebagai peningkatan resolusi .
    Selain standar monokrom printer laser, yang menggunakan toner tunggal, ada juga ada printer laser warna yang menggunakan empat toner untuk mencetak dalam warna penuh. Warna printer laser cenderung sekitar lima sampai sepuluh kali lebih mahal sebagai saudara kandung monokrom mereka.
    Printer ini dapat menghasilkan cetak sangat berkualitas tinggi dan mampu mencetak beragam hampir tak terbatas dari font . Printer laser Sebagian besar datang dengan satu set dasar font, yang disebut internal atau font penduduk.





    Cara Merawat Printer Agar Tetap Awet

    1. Gunakan printer setiap hari, minimal 1 lembar untuk mencegah catridge/head printer mampet.
    2. Lakukan isi ulang tinta saat tinta sudah mencapai 1/4 botol, dengan cara buka tutup botol besar dan kecil kemudian masukkan tinta melalui lubang botol besar. setelah selesai tutup kembali kedua lubang botol dengan rapat.
    3. Apabila mencetak dalam jumlah yang banyak, sebaiknya jangan dilakukan secara terus menerus. dianjurkan printer istirahat setelah mencetak 30 lembar agar catridge tidak cepat panas.
    4. Letakan botol infus sejajar dengan printer dan gunakan double tape agar dapat diminimalisir   botol tidak mudah terlepas. resiko tinta tumpah dan mengotori meja maupun dokumen-dokumen .
    5. Pada saat akan menggunakan printer, tutup kecil pada tabung infus sebaiknya dibuka dulu agar udara bisa masuk, sehingga tinta bisa mengalir dengan lancar.
    6. Pada waktu printer tidak digunakan, maka tutup botol kecil dan besar pada tabung infus harus tertutup rapat, hal ini untuk menghindari tinta banjir dan mengkibatkan catridge/head mengalami konslet
    7. Biasakan membeli tinta isi ulang dengan merk yang sama, karena masing-masing merk tinta memiliki ciri-ciri  yang berbeda serta komposisi bahan kimia yang berbeda pula. resiko yang didapat apabila sering gonta-ganti merk tinta adalah catridge mampet dan lama kelamaan rusak.
    8.  Jika selang infus masuk angin atau ingin mensetabilkan warna tinta setelah melakukan isi ulang, maka gunakan perintah Deep Cleaning pada pengaturan printer dan jangan meninggikan botol infus karena akan menyebabkan tinta banjir dan konslet pada catridge/head.
    9. setelah selesai menggunakan printer, matikan dan cabut kabel printer dari stop kontak agar power supply printer tidak cepat rusak.



    icon allbkg

    Tagged with:

    Next
    Posting Lebih Baru
    Previous
    Posting Lama

    2 for Printer

Comments

The Visitors says